stevipark17

Just another WordPress.com site

tina talisa1

leave a comment »

Banjir Lendir Di Hotel : Tina “Semok” Talisa

Jakarta benar benar banjir luar biasa, hujan mengguyur sangat deras sejak pagi sampai malam dan belum berhenti, lepas dari siaran Apa Kabar Indonesia Malam, malam ini Tina Talisa hendak pulang tapi bingung tidak ada jalan untuk pulang, terlebih mobilnya sudah melewati genangan, balik lagi jelas tidak mungkin, suaminya sendiri sudah berkali kali bilang jangan pulang, nginap saja di hotel. Dengan berat hati Tina Talisa akhirnya mengalah, namun hatinya kemudian berdebar debar, jika ke hotel saatnya untuk mengajak Burhan selingkuhannya minta diewe, lepas dari jalan macet luar biasa, Tina Talisa menelpon Burhan yang ternyata juga mengalami nasib yang sama, banyak orang Jakarta yang mengungsi, yang kaya raya mengungsi di hotel.

“Burhaan .. dimana nich kamu .. mau ngawinin aku tidak ? nggak tahan nih .. mosok memekku kau anggurin, aku kangen kontolmu ! Euy“ goda Tina Talisa dengan melancarkan rayuan nakalnya.

“Iya nih .. aku juga nggak tahan pengin ngawinin kamu Semok.. di mana nih sayaaaaaaaang “ Balas Burhan tak mau kalah dengan mengelus elus kontolnya yang masih terbungkus celana panjangnya, Burhan sendiri masih terjebak macet dengan mengendarai motor Tigernya itu.

“Cepetan deeh .. ke hotel ya yaang .. nggak tahan nih .. pengin segera dientot .. “ ujar Tina Talisa tidak sabaran lagi.

Burhan mencari akal bagaimana menerjang banjir, sudah 2 motor yang menerjang kena macet di tengah genangan air. Beberapa orang menawarkan diri menyeberangkan motor dengan gerobak, tarifnya tidak murah, bisa 30ribu sekali tarik.

“Persetan dengan uang .. aku sudah nggak nahan ngontoli si semok Tina Talisa “ batin Burhan dengan memberikan uang 20ribuan dua

“Ambil kembaliannya .. “ sahut Burhan dengan menyerahkan kunci motor, para tukang pendorong gerobak itu menaikan motor Tiger itu. Sampai di hotel itu, Burhan memarkir motornya di belakang hotel, namun ketika hendak keluar parkiran, Burhan bertemu dengan Mona Ratuliu bersama anak anaknya. Namun Mona Ratuliu tidak menyapanya, namun kemudian matanya melotot melihat Tina Talisa di atas tingkat 2 hotel itu melambai lambai pada Burhan.

“Duuh .. ketemu pacarku dihotel .. pengin nih dikontoli lagi .. aduh .. ada anakku .. nggak tahan nih , memekku sudah seminggu nggak dikontoli dia “ keluh Mona Ratuliu dengan kesal, seharusnya sang anak dititipkan sama ortunya. Tapi nasib sudah menjadi bubur.

Kemunculan Burhan itu juga mengejutkan Nafa Urbach, matanya sampai melotot melihat Tina Talisa keluar dari kamar menarik tangan Burhan untuk cepat cepat masuk

“Sialan si semok itu .. pejantan artis itu mau ngontoli si semok .. payaaaaaah .. duuuh .. kangen aku dikontoli lagi .. “

Written by catatanpemula17

April 29, 2011 at 1:00 pm

Posted in tins

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: