stevipark17

Just another WordPress.com site

MARISA 7

leave a comment »

temanmu .. aku jawab ““Nggak mau .. kau adalah milikku .. aku nggak mau berbagi . jauhi si Sophie yaaaaa .. aku akan suka jika kamu mau begini denganku .. “ balas Marissa Nasution“Enak aja memilikku aku kayak suami .. please .. kamunya yang doyan seks “ balasku tak kalah.“Habiss … kamu kuat sih .. siapa sih wanita yang nggak pengin disetubuhi dengan lelaki kuat .. nggak ada .. pasti semua pengin deeeh .. termasuk aku tentunya ..hihihihihihi .. “ ujar Marissa Nasution“Sita Nursanty kita ajak threesome yaaaaa “ usulku“Aaaaaaaaah ..enak ajaaaaaaaaaaaaaaaa, Titi Qadarsih ajaa “ tolak Marissa Nasution“Edaaaaaaaaaaaaaaaaaaan .. sudah simbah kayak gitu .. curaaaaaaaaaaaaaaaaaang “ makiku gemas“Oke deeeeeeeh .. aku akan ajak Sita besok .. kita threesome .. tapi kita paksa dia yaaaaaaaa .. ntar dia nanti mau “ usul Marissa Nasution.Aku sudah kepala tanggung, rasanya tidak sabar jika tidak mendapatkan Sita Nursanti lewat Marissa Nasution, Marissa Nasution masih memelukku dengan erat, kuberikan rangsangan pelan pelan agar kembali naik libidonya. Walau sudah terkapar dua kali orgasme, ternyata Marissa Nasution masih pengin melanjutkan hajat birahi ini sampai tuntas, sehingga aku mencari jalan agar malam ini aku bisa sekalian threesoem dengan Sita Nursanti, aku pengin melihat bibirnya yang mungil itu akan kesulitan mengoral batangku yang gedhe. Marissa Nasution saja masih belum mengemut kontolku. Sehingga aku menjadi gatal, kebetulan di meja kecil dekat ranjang itu ada hape milik Marissa Nasution, dan langsung kuambil. Marissa Nasution masih memejamkan mata dalam posisi tertindih tubuhnya. Tak lama kemudian menggeliat bangun lalu mendorong ke pundakku.“Bangun aaaah .. jangan tindih aku begini donk .. capek tauk “ semprot Marissa Nasution dengan tersenyum nakal, lebih nakal dan genit.Aku mengalah kemudian menarik tubuhku lalu menarik tubuh Marissa Nasution sehingga kami kembali dalam posisi duduk, di mana Marissa Nasution berada dalam pangkuanku, penisku serasa digesek oleh dinding vaginanya yang hangat berkedut kedut. Melihatku menggenggam hapenya membuat Marissa Nasution senewen.“Ngapaaain kamu mainin hapeku ?” tanya Marissa Nasution“Panggil Sita segera .. “ kataku dengan mendesaknya“Tuh .. kamu kok gatal banget meniduri artis artis sih ..?” sungut Marissa Nasution lagi“Please .. kalo nggak mau ya udah .. kita sudahin saja ya “ kataku dengan hendak mendorong dada Marissa Nasution.“Oke deeeh .. sini hapeku .. tapi Sita itu alim, agak susah ngerayunya .. gimana kalau Cut Meme aja ? dia lebih montok dari pada Sita … gimana ?“ tawar Marissa Nasution mengalah dan malah menawarkan artis lain.“Oh My God . boleh … malah lebih bagus “ kataku dengan terlonjak, Marissa Nasution lalu membuka memori phonebook dan tak lama kemudian ada pembicaraan telepeon“Halooo “ suara di speker hape Marissa Nasution“Iyaaaaaa .. halo juga Meme … eeeh .. ada perlu nich .. “ ujar Marissa Nasution, kubisikan kata kaa lembut ke telinga Marissa Nasution.“Tumben telepon “ sahut Cut Meme“Jangan basa basi “ kataku dengan memelukku sehingga Marissa Nasution ikut memelukku“Begini, Cut.. kamu bisa nggak datang ke villaku .. aku sendirian je .. perlu di temani, ada juga masalah urgent yang harus aku selesaikan .. “ kata Marissa Nasution“Sekarang ? malam malam begini ?” tanya Cut Meme di seberang belahan Jakarta sana“Iya sih .. mendesak banget … aku sedang bingung .. please .. ntar aku ongkosi bolak baliknya .. “ balas Marissa Nasution dengan suara yang disandiwarakan“Oke deh .. Marissa … aku berangkat sekarang .. tunggu saja .. palingan nggak lebih sejam sampai kok .. yang sabar ya sayang … “ kata Cut Meme dengan mengiyakan permintaan Marissa Nasution. Marissa Nasution kemudian menutup hapenya.“Sekarang .. tugasmu adalah setor sperma ..  ayooo .. saatnya kamu genjot aku sebelum kita threesome dengan artis pujaanmu yang montok itu . kamu beruntung dapat dua wanita sama sama bersusu besar “ goda Marissa Nasution dengan memelukku lebih erat sehingga buah dadanya menggencet ke dadaku menjadi terasa lebih hangat, keringat masih membanjir.“Kau mau make gaya apa, Marissa sayang .. ?” tanyaku dengan menarik kepalanya lalu kami saling

Written by catatanpemula17

April 30, 2011 at 8:12 am

Posted in MARISA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: