stevipark17

Just another WordPress.com site

OKI-MEYDA 5

leave a comment »

“Ini, Minumannya Mbak…”, kataku kepada Okiyang sedang asik melamun. “Eh…. Penis….penis… eh Minumnya… makasih”, Oki SetianaDewi yang kaget karena sedang melamun, ucapan menjadi melantur. Mukanya memerahmalu, “uhhh kenapa tiba-tiba aku ngomong begitu…???”, fikir Oki. Aku tersenyum ketika itu, guna-gunaku telah mengena ke diri Oki Setiana Dewi.“kenapa mbak Oki…, mbak Oki pengen liat kontolku…”, tanyaku kepada Oki Setianayang terduduk di sofa.”ohh… tidak…..jangan….eh…. iya…..”, jawab Oki, mukanyamerah padam berusaha menguasai dirinya. “ahh kenapa aku ini”. Tanya bathin Okitetapi Oki seolah tidak dapat beranjak pergi dari hadapanku. “Ini mbak kontolku…”, kataku seraya memelorotkan celanaku, penisku langsung tegakmengacung ke hadapan Oki Setiana Dewi, ”Acckkhh tidak….jangan….”, Oki SetianaDewi menutup matanya dengan sebelah tangan, sedangkan tangan yang satunyaberusaha menahan aku supaya tidak maju. Tetapi yang terjadi malah tangan OkiSetiana mencengram penisku dan seolah mengocok penisku. “Katanya tidak mau…!!!, tapi Qo dikocok…. Hahahaha…”, kataku sambil tertawa mengejek apayang dilakukan oleh Oki Setiana, dia lalu melepaskan penis yang di gengamnya,ingin Oki Setiana untuk lari, tapi entah mengapa tubuhnya seolah tidak dapatbergerak. “Emmhh jangan aku tidak mau….”, Mata Oki terpejam, terlihat tetesanair mata dari matanya, ketika penisku pukul-pukulkan di muka Oki Setiana. Aku menghentikan aktifitasku, sesaat kemudian Oki Setiana membuka mata, danterkaget melihat batang penisku tepat dihadapan bibirnya. “Ahhh tidak…., akutidak mau dipaksa….”, tetapi yang terjadi malah sebaliknya Oki membuka mulutnyadan memasukan penis itu kedalam mulutnya kemudian kepalanya melakukan gerakanmaju-mundur.” Ohhh…kenapa aku ini…..”, bathin Oki Setiana bergelut tak mengerti,antara keinginan otak dan perbuatan tidak sejalan. “Lobakat juga nyepong kontol…, lo suka kontol hah…” , kataku sambil melepas penisdari mulutnya. “Emhhtidak… aku tidak mau….ku mohon jangan…”, balas Oki saat itu. “JanganApa….”, Tanya balik dariku.“Kumohonjangan perkosa aku…”, Jawab Oki dengan mengiba. “Hahaha….,kamu tidak ingin di perkosa tetapi tubuhmu berkata lain…, tidak enak ngentotsambil pake baju, lebih baik kamu buka baju dan telanjang di hadapanku“,katakukepada Oki Setiana. “Tidak…. Aku tidak mau…. Tolong jangan…aku tidak maumembuka baju”, tetapi keinginan Oki Setiana berbeda dengan apa yangdilakukannya, Oki tiba-tiba berdiri, membuka resleting dibelakang bajunya,kemudian bajunya meluncur kebawah, Oki Setiana juga membuka Bra dan CelanaDalam dengan tanpa melepas jilbabnya. “Ohh kenapa aku jadi begini…” jeritbathin Oki Setiana. Kemudian Oki kembali duduk, dengan posisi kaki naik keatassofa dan mengangkang, seolah-olah ingin memamerkan vagina yang masih sempit.Jilbabnya diangkat keatas sehingga terekpose juga payudara sang artis berjilbabitu. “Hiks….Tolong jangan perkosa saya….”, ujar Oki Setiana memohon kepadaku. “Hehe…jangan perkosa kok malah telanjang…??, Mbak Oki pengen ngerasain kontol sayadimana nih…!! Hehehe….”, ujarku sambil menertawakan apa yang dilakukan artisberjilbab tersebut, sambil mengacung-ngacungkan penisku didepan wajahnya. Muka Oki Setiana terlihat merah padam mendengar ucapkan, tapi otak, badan dan hatitidak sejalan, malah Oki sempat membalas pertanyaanku, “Masukin Vagina …,aacckkhh tidak…. Jangan…..”, ucap Oki meralat. “Ohh Tuhan apa yang terjadi dengan diriku”, Air mata Oki meluncur dipipinya.  Aku mendekati Oki Setiana, ku cium leher sang artis yang masih tertutupi jilbabnya,sementara tanganku meraih payudaranya kuremas-remas dengan kasar. “Tubuhmuwangi sayang…., toketmu juga kenyal”, ujarku sambil melanjutkan aktifitasku,kali ini ku kenyot payudara sang artis dan kadang ku gigit putingnya. Sedangkantanganku turun ka belahan vaginanya mengaduk-ngaduk dan mendapatkan klitorissang gadis berjilbab dan memainkan klitoris tersebut dengan kasar. Mata Oki Setiana terlihat sembab, “Acckkhhh… jangan ….. teruskannn… jangan… sudah…sudah…..”, dengan

Written by catatanpemula17

April 30, 2011 at 8:37 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: