stevipark17

Just another WordPress.com site

MONA 5

leave a comment »

fast sex karena Tina tTalisa sudah tidak sabar lagi diewe.Penisku sesak sekali dalam vagina Mona Ratuliu yang sempit itu“Teruus Haaaaan .. ayoo .. jangan lama lamaa aaaaah .. “ kata Mona Ratuliu dengan suara dikecilkan.“Mona .. Monaaa .. di mana kamu .. “ teriak seseorang dari luar toilet. Aku sampai berhenti.“Tuuuh suamiku nyarii .. cepetaaan aaaaaaaaaaaaah .. nggak tahaaaaan “ sungut Mona Ratuliu yang gemas dan setengah marah karena aku malah mempermainkan punting susunya. Dimarikan handphone yang tergeletak di meja itu agar tidak mengganggu ketika aku menggenjot dan dikontoli itu.“Teruuus Haaaaan .. biarkaaan diaaa .. pleaseee ““Sssst diaaam dulu .. ada langkah kaki mendekat ke sini “ bisikku membuat Mona Ratuliu menahan naafs, terdengar suara handle pintu hendak dibuka namun tak bisa“kemana nich kamuuu .. jangan jangan pingsan kayak dulu di toileeet … bete nih “ seru seseorang dari balik pintu. Tak lama kemudian suara itu menghilang lamat lamat dan berteriak lebih jauh“Ayooo ..aaaaayooo … jangan diaaam .. genjotin aaaakuu pleasee “ cakar Mona Ratuliu di lenganku itu,Mona Ratuliu kemudan bersiap untuk kugenjot dalam posisi nungging itu, kudesakan batangku dengan pelan pelan dan membuat Mona Ratuliu menggeliat“Oh Haaaaan .. enaaak aaaaaaaaah ..sssssssssshhh ..sssssssh .. teruuus .. teruuus .. aaaaaah “ lenguh Mona Ratuliu semakin panas, aku pun menggenjot dengan pelan pelan dan kemudian cepat.“Iyaaa .. cepetaaan aaaaah .. acaraaa hampir bubaar tuuh aaah .. aduuuh .. remees susukuu …remes susuku .. “ erang Mona Ratuliu dengan menarik tanganku, kuremas buah dadanya yang menggelantung dengan sangat indahnya itu.Kami selama lima menit menggenjot dengan cepat, Mona Ratuliu sampai tergoncang goncang dan aku kugenjot dengan kuat, jepitan vaginanya semakin merapat“Cepeeetaaan aaaaaaaaah .. hampir aaaaaaaaaaaaaaah “ teriak Mona Ratuliu dengan suara yang dikendalikan agar tidak terdengar dari luar, Mona Ratuliu lebih banyak mendesis dan melenguh. Penisku juga tidak tahan lagi, Mona Ratuliu sudah hampir mencapai puncak, tangannya menekan kuat ke meja itu, vaginanya menyempit dengan cepat, kutahan di perutnya dan aku tak tahan lagi, kugenjot dengan mantap dan keras sampai membuat Mona Ratuliu orgasme mendahului aku“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah ..aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaauuuh “ lenguh Mona Ratuliu panjang menjepit penisku di vaginanya sangat kuat sekali. Mona Ratuliu menegang kaku kemudian berkelonjotan, kuhujamkam batangku dalam dalam dengan keras sampai mentok.“Haaan .sudaah aaaah .. pleaasee sakit aaaaaaaaaah .. teruuus aaaaaaah ‘ racau Mona Ratuliu ditengah orgasme itu dan aku pun mencapai puncak birahi dengan menyemprotkan air maniku menembak ke rahim Mona Ratuliu itu“Craaaaaaaaaaaaaaaat .. craaaaaaaaaaaaaaat .. craaaaaaaaaaaat “Batangku seakan akan disedot dari dalam, spermaku sampai muncrat ke mana mana keluar dari sela sela vagina Mona Ratuliu itu. Aku serasa lemas, Mona Ratuliu lemas dan akhirnya luruh ke lantai dengan pelan pelan menekan kaki meja dari ubin itu, melorot dan akupun ikut melorot, hebatnya kami tidak melepaskan alat kelamin kami yang sudah bersatu itu, satu tubuh mengapai kenikmatan duniawi.“Monaaaaaaaa .. di mana kaaaaaamuuuuuuuu “ teriak seseorang dari seberang lorong toilet itu“Sudaah Haaan .. cepeetaaan yuuk .. cabut kontolmu yaaa .. “ ajak Mona Ratuliu dengan menepuk pahaku, aku menarik batangku yang lembek terjepit itu, aku lalu menarik tangan Mona untuk bangun, Mona langsung membawa hapeku dan menuju ke kamar mandi.“Gila ! aaah .. spermanya banyak sekalii “ bisik Mona Ratuliu dengan tersenyum ketika hendak masuk kamar mandi itu, aku pun mengambil kore apik yang ada senternya, kulihat batangku berlendir, aku menuju ke kamar mandi sebelahnya, kubasuh penisku agar bersih dari sperma dan cairan orgasme Mona Ratuliu itu. Tak lama kemudian Mona Ratuliu keluar dari kamar mandi, kemudian memakai pakaiannnya dengan tergesa gesa. Aku menyusul keluar dari kamar mandi. ulihat Mona Ratuliu Bahkan celana dalamnya tidak dipakai, tapi bajunya memang sampai

Written by catatanpemula17

May 7, 2011 at 7:14 am

Posted in MONA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: