stevipark17

Just another WordPress.com site

3RD GRADE OF JUNIOR HIGH SCHOOL

leave a comment »

Pertama- tama, perkenalkan, namaku Ray. Saat ini aku bersekolah di sebuah SMA favorit di kotaku, kelas 2. Banyak teman yang bilang aku ini ganteng, banyak juga cewek yang naksir aku, nggak sombong nih, tapi aku memang memiliki kulit putih, langsing, tinggi medium lah untuk cowok seumuranku, rambut lurus tertata dengan Japanese hairstyle, lumayan panjang untuk ukuran rambut cowok. Pada kesempatan ini aku akan menceritakan pengalaman pertamaku melakukan hubungan sex yang kualami bersama pacarku yang juga merupakan sesuatu yang pertama untuknya. Waktu itu, aku masih kelas 3 SMP dan bersekolah di salah satu SMP terbaik di kotaku. Seorang cewek menaruh rasa padaku, dia adalah cewek yang energic, sedikit tomboy, kulit putih, wajahnya tidak terlalu cantik, namun sangat manis, dan yang paling menggoda adalah dadanya yang berukuran 36B…Benar- benar membuat orang yang menatap ingin meremasnya. Namanya Nia…Suatu hari, dia bilang kalau dia sudah lama menyukaiku. Aku yang pada waktu itu jomblo langsung saja bilang mau menjadi pacarnya. Hari- hari kami lalui bersama dengan gembira, kalaupun ada masalah, sebentar juga paling sudah selesai. Kami berdua memiliki libido yang tinggi. Hampir tiap hari kami berciuman di tempat- tempat yang sepi dan memang nyaman untuk bermesraan. Tak jarang juga kuremas- remas dadanya yang dari dulu membuatku bernafsu. Kalau sudah benar- benar horny, biasanya kami berdua pergi ke warnet yang biliknya benar- benar tertutup sehingga memungkinkan kami untuk bermesraan tanpa takut orang lain mengetahuinya. Biasanya, kalau sudah begini, kami melakukan oral sex sampai kami berdua merasa puas. Namun selama menjalin hubungan, kami belum pernah berhubungan badan. Pada waktu nafsu, dia sering mengajakku melakukannya,tapi kutolak karena aku takut kalau dia hamil. Aku tak mau masa depan kami rusak, karena kami berasal dari keluarga terpandang. Sampai pada akhirnya, waktu itu hari senin. Saat itu kami sedang bermesraan di rumahnya, orang tuanya terlalu sibuk, sehingga jarang di rumah. Dia terus menggodaku, mengajakku ML, tapi aku masih bisa menahannya. Akhirnya dia berkata, “Besok Sabtu ya yank…Please…aku pengen…Pake kondom deh, jadi ga usah takut kalo aku hamil…” Aku Cuma tersenyum mendengarnya. Sepulang dari rumahnya, ucapannya tadi terlintas di pikiranku, dan kuberanikan diri untuk membeli kondom…Aku sangat malu waktu itu, tapi tampaknya nafsu lebih menguasaiku sehingga membuatku berani untuk membeli barang tersebut. Sampai di rumah ku telepon dia, dan bilang bahwa aku mau saja melayaninya berhubungan badan. Dia tampak sangat senang. Hari sabtu pun tiba, sepulang sekolah kami berdua pergi ke warnet yang biasanya kami gunakan untuk bermesraan. Kami segera masuk biliknomor 3 dan menguncinya dari dalam. Setelah itu, Nia langsung menciumku dengan ganas. Mungkin dia sudah tidak sabar. Kubalas ciumannua. Kulumat bibirnya. Lidah kami saling bergulat bertukar ludah. Cukup lama kami berciuman, sambil kuremas- remas dadanya, dan tangannya meremas penisku. Sambil tetap berciuman, kubuka kancing baju seagamnya satu persatu, setelah itu ciumanku turun ke dadanya. Kulepas bra yang ia kenakan, kukecup dan kuhisap- hisap putingnya sambil sesekali kugigit kecil. “aaahhh…Terus yank…”, dia mendesah sambil menekan kepalaku ke kedua bukit kembar yang menggairahkan itu. Tangannya tak tinggal diam, dia keluarkan penisku lalu mengocoknya. Setalah puas dengan dadanya,kulepas hisapanku pada putingnya. Dia semakin tidak bersabar dan memintaku segera memasukkan penisku ke vaginanya. “Cepet masukin yank,udah nggak nahan…”, dia meminta sambil menyingkap rok dan melepas CD nya. “Bentar yank,masa langsung sih…Belum apa- apa juga…” jawabku. Tiba- tiba dia jongkok dan mengulum penisku. “oohhh…Nikmat Yank…”, aku mendesah keenakan. Dia terus mengocok penisku di dalam mulutnya, sambil melepas kondom dari kemasannya dan segera memasangnya ke penisku…Huh, nggak sabaran banget sih nih cewek, pikirku. Dia segera bardiri dan membuka vaginanya. Aku duduk dengan penis yang sudah berdiri tegak. Dia berusaha membimbing masuk penisku ke dalam vaginanya,namun berulang kali gagal, hingga penisku mulai lemas kembali. “Kok lemes sih yank? Belum juga masuk…” dia kecewa. Aku membalasnya, “kamu keburu-buru sih,aku kan belum apa-apa…” Kemudian dia melepas kondom di penisku dan mengulum penisku lagi hingga berdiri, lalu dipasangnya lagi kondom di penisku. Setelah itu dia duduk di atas meja sambil membuka pahanya lebar- lebar. “cepet masukin yank…” Kali ini kucoba memasukkan penisku ke dalam vaginanya…Dia membuka vaginanya dangan jari. Kucoba menekan penisku masuk, namun berulang kali meleset. Terus kucoba, hingga akhirnya kepala penisku berhasil masuk vaginanya. Dia memekik “Auw…Sakit yank…”. Aku mencoba menenangkannya, aku merasa kasian karena air mata menetes di pipinya. Akan kucabut penisku, tapi dia melarangnya. “Lanjutin Yank…” katanya sambil merintih kesakitan. Akhirnya kudorong penisku dengan kuat,blesss…masuklah seluruh penisku ke dalam vaginanya. Dia berteriak, namun segera kulumat bibirnya agar tak terdengar teriakannya dari luar. Darah bercampur lendir keluar dari vaginanya. Aku telah merenggut keperawanannya, dan saat ini aku sudah tidak perjaka. Kubiarkan penisku menancap di vaginanya untuk beberapa saat sambil menikmati pijatan vaginanya di penisku. “Goyang yank…Sakitt nih…” dia merintih. Segera kugerakkan pinggulku maju mundur…”Aahhh…ahhh…enak yank…”, penisku keluar masuk vaginanya yang semakin licin. Kulumat bibirnya sambil kuremas- remas dadanya. Dia pun mengikuti goyangan pinggulku…Pinggulnya bergoyang mengimbangi gerakanku…”Aahhh…Ahh… Yang cepet donk yank, perih nih…”, begitu katanya sambil mendesah- desah keenakan.Tangan kanannya memaikan clitorisnya, dan yang kiri meremas- remas pantatku. Kupercepat goyangan pinggulku menggenjot vaginanya. ”aw…ah…aahhh…gitu yank… terus…aku mau pipis nih…” Aku menjawabnya, “Keluarin aja yank…Jangan ditahan…” “Aakhhh….Aku keluar yank…”, dia mendesah panjang, tubuhnya menggelinjang, dan keluar cairan dari dalam vaginanya. Aku tau dia sudah mencapai orgasme. Kupercepat sodokan penisku di vaginanya yang semakin licin setelah orgasme…”aahhh…aahh…yank…enak banget kontolmu…”, dia merancau tak jelas… ” aku mau keluar yank…” begitu kataku ketika kurasa ada sesuatu yang mendesak dari dalam penisku…crott…croottt…crott…”Aaakkhhhhh…..”, Aku orgasme di dalam vaginanya. Sangat banyak air maniku yang keluar dan tertampung di dalam kondom yang kupakai. Kubiarkan penisku menancap di vaginanya sambil kami berpelukan melepas lelah… Kucabut penisku, lalu kuminta dia membersihkannya dengan mulutnya. Segera dikulumnya kontolku, dan dijilati mani yang menempel di sekitar panisku. Penisku kembali tegang, tapi aku ingat, saat itu sudah sore, dan kami harus pulang…Kupakaikan bra, CD, dan bajunya, namun sebelumnya, kembali aku nyusu di putingnya yang kemerahan itu…lalu kami berciuman cukup lama…Aku menyimpan sisa kondom yang belum digunakan, untuk dipakai di lain hari. Setelah itu aku mengantarkannya pulang. Tidak ada orang tua di rumahnya. Kami berciuman cukup lama di rumahnya sambil kuremas- remas payudaranya. Setelah itu sebelum aku pulang dia berkata, “makasih banget ya yank…Aku sayang sama kamu…Lain kali pasti bakal lebih seru dari yang tadi…” Aku hanya tersenyum, lalu segera pulang. Begitulah pengalaman pertamaku melakukan hubungan intim. Sampai lulus SMP, aku dan Nia masih sering melakukannya karena ketagihan, tapi aku selalu memakai kondom karena takut dia hamil. Kami melakukannya di warnet, di kamar nia, dan pernah juga di rumahku saat sedang sepi. Terima kasih sayang, aku tak akan melupakan pengalaman pertama kita…

Written by catatanpemula17

May 14, 2011 at 7:35 am

Posted in junior

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: