stevipark17

Just another WordPress.com site

Brigadir Avvy Olivia Yang Doyan Selingkuh4

leave a comment »

sudah terlanjur memeluknya, kupagut bibirnya namun Brigadir Avvy Olivia menolak dengan menahan kepalaku bahkan hendak mencakarku. “Tolong .. tolong .. jangan perkosa aaaku .. tolong Haaan .. tolong “ iba Brigadir Avvy Olivia “Berteriaklah .. tak akan kedengaran dari luaaaaaaar “ ujarku dengan cuek. Tanganku merogoh masuk ke dalam selakangannya membuat Brigadir Avvy Olivia menjadi melotot. Berusaha menghindar namun tetap tidak bisa karena dalam tindihanku Aku sudah merasa di atas angin, aku tidak mau memaksa lebih jauh, aku lebih suka kesedian Brigadir Avvy Olivia bercinta denganku “kemaren kau ngomong padaku : Apa saja kemudahan akan aku berikan padamu, sekarang aku minta kemudahan padamu … marilah bercinta denganku, Avvy sayaaang “ rayuku dengan duduk di sampingnya sambil melingkarkan tanganku mengelus elus paha sebelah kanannya itu, Brigadir Avvy Olivia sampai merinding ketakutan. “Bu .. buu .. bukaaan kaaan ituu “ sahut Brigadir Avvy Olivia dengan suara terbata bata. Aku perlahan merangsangnya, namun Brigadir Avvy Olivia menahan tanganku namun aku sudah lebih dahulu menaikan rok pendek itu, kemulusan pahanya yang hampir sampai pangkal pantatnya itu sudah terbuka lebar, sedang tangan kiriku semakin nakal membuka kancing pakaian depannya, namun Brigadir Avvy Olivia menahan tanganku “Ini dosa Haaan .. please .. jangan lakukan .. tolong dong aaaaah … “ tolak Brigadir Avvy Olivia dengan menahan tanganku “Aku yakin kau tidak sungguh sungguh menolak khan, Avvy sayaaang .. “ bisikku dengan mesra membuat Brigadir Avvy Olivia kini menjadi diam, aku berubah dengan nada lembut tidak sekasar tadi. Brigadir Avvy Olivia menggigit bibirnya namun tidak berani menatapku dan hanya menunduk, tangannya dikatupkan agar aku tidak bisa membuka belahan dadanya itu, walau buah dadanya tidak besar, namun keseksian tubuhnya tidak bisa memungkiri kemolekan satu polwan ini. “Marilah, Avvy sayaaang … “ ucapku sambil memagut bibirnya, Brigadir Avvy Olivia menolak pagutanku, tangannya mencekal kepalaku. “Jangaaaan .. tolong .. jaaaangaaaaan .. “ tolak Brigadir Avvy Olivia lagi, namun kesempatan itu kugunakan untuk membuka belahan dadanya “Breeeeeeeeet “ “Haaaaaaaaaan “ bentak Brigadir Avvy Olivia lagi, namun belahan dadaku terbuka. Bra terlihat dengan jelas, membuatku semakin terangsang, aku terus melancarkan rayuan mautku, aku terus mengelus elus pahanya dan sampai masuk selakangannya yang mulai membasah. “Ayolah, sayaaaang .. Avvy sayaaaang … “ rayuku lagi dengan mencium pipinya itu sambil melepaskan elusan tanganku, kupegang kepalanya namun Brigadir Avvy Olivia menunduk. Kemudian aku langsung menyelinapkan tangan kananku ke belakang punggungnya. Kemudian tangan kiri menyelinap di bawah pahanya dan langsung kuangkat, sontak Brigadir Avvy Olivia menjadi terkejut “Kita ke kamar, sayaaang “ ajakku “Jangan Haan .. jangan aaaah .. jangan lakukan perbuatan hina ini .. aku tidak sanggup Haaan .. tolong deh Haan .. lepaskan aku .. biarkan aku pergi “ tollak Brigadir Avvy Olivia lagi, namun aku yakin wanita ini tidak menolak, terbukti tidak berontak lagi, kubisikan kata kata vulgar “Kontolku gedhe, Avvy sayaang .. kau akan puas “ Brigadir Avvy Olivia sampai melotot “Ampuuun Haaan .. jangaaan aaaaaaah .. aku tidak maaau .. tolong please .. “ rengek Brigadir Avvy Olivia lagi dengan nada memelas namun tubuhnya tidak berontak, malah terkesan gemulai setengah manja. Aku kemudian membopongnya menuju ke kamar yang terbuka itu, kali ini Brigadir Avvy Olivia mencoba menggeliat namun sudah terlambat, namun kakinya menahan ke dinding dekat pintu “Tolong please .. aku sudah bersuami .. tolong ya Haaan “ “Kau boleh pergi dari sini tanpa semua video dan data data, Avvy sayaaang “ sahutku dengan nada lembut. Brigadir Avvy Olivia sampai menggeleng pelan Kuserongkan tubuhnya sehingga aku bisa memasukan tubuhnya lewat pintu, kemudian aku menutup pintu itu dengan kakiku, kulemparkan polwan itu ke ranjang, Brigadir Avvy Olivia sepertinya pasrah dengan menutup mukanya, kesempatan itu kugunakan untuk membuka pakaianku dengan telanjang secepatnya, kutarik tangan Brigadir Avvy Olivia

Written by catatanpemula17

May 23, 2011 at 5:32 am

Posted in avvy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: