stevipark17

Just another WordPress.com site

2

leave a comment »

Benar benar capek luar biasa kawin dengan Farah Quinn dengan kugenjot memeknya sampai memerah itu, kontolku juga terasa tak karuan, gesekan dan kedutan memek Farah Quinn membuatku sampai selakangan dan pinggangku terasa pegal, belum lagi Terry Putri dan Olla Ramlan menggodaku untuk kembali diajak mengadu birahi sampai keduanya mendapatkan sperma dari kontolku, ketiga wanita nakal nan mesum ini benar benar mengambil resiko demi kenikmatan memeknya. Siapa wanita tidak ingin memeknya digenjot, dikontoli, dientoti, dikawini, dispermai, ketiga wanita pemuja kontol ini bahkan tak perduli kalo hamil, baginya kenikmatan ada harga yang harus dibayar, apalagi Terry Putri yang belum mempunyai anak, pengin ngebet memeknya disemprot spermaku kembali agar cepat cepat hamil. Kontolku bangun kembali ngaceng dengan tegaknya dikocok oleh tangan lentik Terry Putri yang sangat bernafsu menggapai kepuasan kawin denganku. Olla Ramlan pun tidak tahan, namun aku semakin menyukai pola tingkah Olla Ramlan yang tidak malu malu menganggapku bak suami, bagi Olla Ramlan kontolkulah yang bisa membuatnya bertekuk lutut.

Tanpa malu malu Terry Putri kemudian langsung menduduki pahaku dengan memegang kontolku yang selalu dikocoknya, Olla Ramlan kemudian mengangkangi kepalaku dan memberikan memeknya

“Oral donk memek Tante Olla … istrimu ini .. kami semua istrimu, sayaang .. kau punya tugas kami dikawini ya sampai puaas .. ntar ada hadiah Tante Lolitha deeeh .. “ goda Olla Ramlan dengan mengerling sangat nakal padaku ke belakang, kuelus elus punggungnya itu kemudian tanganku takjub memandang keindahan buah dada Olla Ramlan yang menggantung ini, belum lagi di depannya buah dada Terry Putri yang ranum. Kulirik ke sebelah Farah Quinn mulai bangun dengan membuka matanya, kemudian duduk di sampingku, Terry Putri dan Olla Ramlan merangkul pundak Farah Quinn.

“Hmmm .. aku puas Tante dikawini sama dia .. makasih ya sayaang .. kalo memberikan spermamu .. “ ucap Farah Quinn dengan memandangku lewat ketiak Olla Ramlan itu, tanganku memegang buah dada Olla Ramlan ketika pantat tante nakal itu duduk di dadaku, namun tidak kuat menekan sehingga aku tidak merasa sesak. Kurasakan kekenyalan buah dada milik Olla Ramlan ini, kurasakan puntingnya menyentuh telapak tanganku, kupejamkan mataku merasakan buah dada itu, naluri seksku bangkit kembali setelah meremas remas buah dada, kurasakan kekenyalan, sampai membuat Olla Ramlan mendongak ke atas

“Teruus ..sayaaaaaang .. remeeeeeeeeesss. .. mmmmhh .. sayaaaaaang .. oooh .. Mbak Faraah dan Mbak Terry .. suamiku kita ini suka susu yaaa .. tak henti hentinya suka nyolong ngeremes susu Tante nih .. Tante Olla sering dijahili .. tiba tiba suka main remes tanpa permisi .. hihihi .. justru Tante Olla suka akan kenakalan bocah ini .. kontolnya ini lho Mbaaak .. duuuh .. gedhe banget …. Aaaaaaaaaauh .. mmmmmmmmmmhhh sayaaaaaaaang .. ngeremes susu Tante Olla pelan donk .. “ erang Olla Ramlan dengan mendesis desis tak karuan, Terry Putri kemudian mengelus elus pahaku memberikan rangsangan birahi, Farah Quinn membungkuk dan gairah syahwatnya bangkit, kontolku dijilati dengan rakus, kurasakan emutan mulut Farah Quinn pada kontolku, tanganku meremas buah dada Olla Ramlan sebelah kiri dan tanganku sebelah kanan mengelus elus pahanya yang mulus itu, Olla Ramlan sampai menggeleng geleng pelan

“Sayaaaaaaang .. uuuuuuuenaaaaaaaknya .. teruus saaayaaang .. Tante Olla .. suka elusanmu di paha tante .. uuuuh .. nikmaaaaaat yaaang oooh .. tante jadi geli dan meriding aaaaaaaaaaaaaauh .. sayaaaaaaaang .. terus yaaang .. kaau aaaaah .. gairah Tante Olla cepat bangkit .. cepat yaaang .. kawini Mbak Terry .. terus Tante Olla yaaaaaaaaaa .. “ rengek Olla Ramlan dengan berbalik arah setelah melepaskan tanganku, Olla Ramlan kemudian mengajakku bercumbu bibir, kubalas pagutan demi pagutan Olla Ramlan yang sangat haus pemuasan nafsu birahi, janda yang sangat tidak tahan ingin selalu melakukan hubungan suami istri alias mengumbar nafsu syahwat.

“Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmh “ aku mengeram merasakan kuluman demi kuluman, lidah kami saling bertaut, aku sampai tak karuan karena kontolku kemudian gantian diemut oleh Terry Putri itu, Farah Quinn kemudian berpindah ke belakang tubuh Terry Putri, pantatnya dinaikan ke atas dan lidah Farah Quinn langsung menjilati memek basah Terry Putri.

“Mbaaaak Faaaaaraaaaaaaah aaaaaaaaaaaaaaaaaaah .. aaaaaaaaauh .. ayoo Mbaaak .. lebarin memekku biar kontol itu bisa maasssuuuuk .. uuuuuuuuuuh .. mmmmmmmmhh . hhhmm .. enaknya kontol .. uuh .. kontol kok ngacengnya nggak karuan gini .. aduuuh kontol .. mmmmmmmmmmmh “ desah Terry Putri dengan kembali memasukan kontolku dalam mulutnya sesak tersumpal kontolku

Menit demi menit aktifita saling merangsang dengan artis cantik maniak kawin doyan kontol itu membuatku tubuh kami kembali penuh keringat. Nafsuku kembali menggelegak merasakan emutan kontolku olh Terry Putri yang sangat rakus itu, Terry Putri benar benar keranjingan kontol malam ini setelah malam sebelumnya aku entotin sampai menggelepar, rupanya Terry Putri memang menyukai ngeseks sampai menggelepar klepek klepek. Memeknya benar aku genjotin lagi dengan keras dan cepat.

Kontolku digosok gosok dalam pipi Terry Putri, air liurnya menetes tak karuan ketika mengeluarkan kontolku kemudian dijilat jilat dengan rakus

“Sssssssssssssssshh …sssssssssssssshh .. hhhh .. mmmmmmmmhhh .. eenaaaknya .. kontol ini .. wooooooow .. kontol .. kau benar benar enak bangeeet “ desah dan pujian Terry Putri pada kontolku kemudian dipegang dengan tangannya kemudian dikocoknya itu, aku sampai berhenti saling memagut dan melumat bibir Olla Ramlan, Terry Putri menjerit kecil ketika Farah Quinn dengan nakal mengorek memek Terry Putri dengan jarinya sehingga jeritan kecil keluar dari mulut Terry Putri yang haus kontol itu.

“Sayaaang aaaaah .. ndak tahan ya kontolmu dimainin sama Mbak Terry … hihihihi .. sayaaang .. Tante Olla sumpah . ketagihan sama kamu .. sayaaaaaang aaaah .. kalopun Tante Olla menikah dengan orang lain .. kontolmu tetap berarti untuk tante .. jadi kontolmu bebas nyoblos memek tante sampai kapanpun.. .. ooh sayaaaaaaaang .. tante makin ndak sabaran kamu ngobok obok memek tante .. please .. segera genjot Mbak Terry dengan kontolmu .. terus giliran tantee .. duuh Mbak Faraah .. kasihan Mbak Terry tuh .. kau oral teruuuuuuuuuuuuuus .. hmmm .. Mbak Terry nikmatin banget oral itu .. ayolah sayaaang .. Mbak Terry .. sudaaaaaah aaaaaaaaaaah .. “ ujar Olla Ramlan dengan berpindah posisi, Olla Ramlan hanya geleng geleng melihat rakusnya Terry Putri bermain main dengan kontolku sampai aku terpejam erat merasakan emutan, jilatan, sepongan bibir dan mulut Terry Putri itu.

“Ayooo sayaaang ..kalian berdua cepat kawin aaaaaaaaah .. ini tante memek dah sangat basah .. nggak kuat nunggu giliraan lagi .. waduuh duuh .. Mbak Terry kok rakus banget ngemut kontol sih .. please aaaaaaah .. jangan gitu, sayaaaaang .. Mbak Terry … kontol itu mau masuk ke memek Mbak Terry “ ucap Olla Ramlan sambil menurunkan suara ke telinga Terry Putri yang kepalanya masih asyik bermain main dengan kontolku mengoral keluar masuk itu, akhirnya kontolku dilepaskan dengan disepong sampai membuatku melenguh tak karuan

“Croooooooooooooooooop “

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaauh “ erangku ketika sepongan itu menimbulkan suara nyaring.

Mataku kubuka dan di depanku dengan tersenyum Terry Putri menatapku, dari bibirnya itu menetes banyak air liur karena sangat rakus bermain main dengan kontolku, Terry Putri tidak mengelap bibirnya yang air liurnya keluar. Pemandangan yang luar biasa merangsang melihat Terry Putri yang sangat kehausan kontol itu. Terry Putri kemudian memajukan badannya sehingga Farah Quinn yang menjilati memek Terry Putri sampai memerah itu ikut mengangkat tubuhnya

“Iyaa .. uuh .. memek Mbak Terry memang sempit .. segera sayaaang .. entotin dan kawinin Mbak Terry ini .. habis Tante Olla .. kamu boleh gilir kami satu persatu dikawini yaa .. aku pengin berduaan dengan kamu .. “ ucap Farah Quinn dengan meremas buah dadanya sendiri untuk memberikan rangsangan birahi padaku. Kepala Farah Quinn sampai mendongak dan meremas sendiri buah dadanya, aku menjadi kepingin kemudian bangun dan kuterkam Farah Quinn itu, kulumat bibirnya dan kuremas remas buah dadanya sekuatku, sampai membuat Farah Quinn menggelijang, namun tak lama kemudian Olla Ramlan menepuk nepuk punggungku

“Ayooo sayaaaaaaaang .. kamu giliran kawin sama Mbak Terry .. please aaaaaaaah .. chef mesum sudah dapat sperma di memeknya .. Mbak Terry donk “ ucap Terry Putri yang tidak sabaran pengin aku kawini di memeknya itu dengan kontolku yang ngaceng menggesek gesek memek basah Farah Quinn.

Aku kemudian bangun dan duduk kembali dengan melihat kontolku yang basah karena emutan nakal haus kontol si Terry Putri itu. Olla Ramlan kemudian mencium pipiku tanda sayang sambil membisiki dengan lembut disertai kata kata vulgar

“Sayaaang .. sayaang .. Tante Olla minta kamu segera kawin sama Mbak Terry .. apapun yang kau minta akan tante kabulkan .. Tante Olla nggak tahan nunggu giliraaan … ayolah sayaaang .. kontolmu itu lho .. bikin Tante Olla meriding dikontoli … memek Tante dah basah tak karuan nih .. please sayaaaaaang .. ayolah … kawinlah … “ bisik Olla Ramlan dengan menyeringai sambil tangannya memegang kontolku dengan nakal, gairah janda nakal ini benar benar sangat haus seks, sangat haus pemuasan nafsu syahwatnya yang tak terkendali itu.

Aku kemudian memandang ke Olla Ramlan yang duduk di sampingku, kemudian aku melihat ke memeknya yang basah, dengan nakal dan vulgar Olla Ramlan membuka selakanganya, dan kusaksikan memeknya benar benar basah

“hhhmmm .. baaaik .. Mbak Terry .. memekku sayaaang .. oral memek janda nakal ini .. aku genjot memek Mbak Terry … “ ucapku dengan menarik tangan Terry Putri kemudian aku mendorong ke dadanya sambil kuremas.

“Gayaa apa sayaaang .. Mbak Terry terserah make gaya apa saja .. yang penting muncratin spermamu dalam memek yaaa .. jangan sungkan sungkan genjot .. Mbak pengin seperti semalam .. Mbak Terry sampai klepek klepek menggelepar .. rasanya luar biasa puas .. ayolah kontol .. memek Mbak Terry keburu sempit lagi lho .. jangan cuma mandangi memek tantemu itu “ ujar Terry Putri dengan tersenyum mesum memajukan dadanya, wanita benar benar sudah tidak tahan sambil memberikan memeknya, Terry Putri berposisi mengambang di atasku, kedua tangannya menekan ke bawah sehingga bagian memeknya tepat di depanku siap dikawin itu.

“Baaaaik .. Tantee Olla .. tahan tubuh Mbak Terry .. aku genjot memeknya .. dalam posisi yang merangsang itu.

Kutatap sebentar tubuh indah gaya ngangkang dan kayang Terry Putri yang sudah tidak tahan itu, rambutnya panjang itu terurai ke bawah.

Aku kemudian berdiri di permadani itu, dengan setengah membungkuk, Farah Quinn ikut memegang tubuh Terry Putri agar tidak jatuh ke bawah, bahkan dengan gaya nakalnya, Farah Quinn menyelinap kebawah tubuh Terry Putri kemudian menungging tepat di depan Olla Ramlan

“Hmmm .. makin nggak tahan ngewe tanteku “ ucapku dengan nakal meremas buah dada Olla Ramlan yang di sampingku

“Aaaaaaaaaaaaaoh .. entotin Mbak Terry sayaaaaaang .. cepaaat aaaaaaaaaah .. “ geliat betina janda pemuja kontolku itu sudah tak kuat ditahan tahan.

Aku kemudian membungkuk dengan posisi berlutut, dan posisi memek Terry Putri yang benar benar pas dengan posisi aku bersimpuh itu, aku kemudian menekan kontolku perlahan lahan dengan tegang.

Terry Putri menjetit kecil merasakan desakan kontolku itu, aku kemudian memeluk tubuh Terry Putri sampai kebawah, namun yang kudapatkan malah susu besar Farah Quinn yang menungging itu

“Uuuh susu kok besar begini .. “

“Remeeeeeeeeees, saaaaaaaaayaaaaaaaaang “ ucap Farah Quinn dengan mata terpejam merasakan remasanku itu, aku kemudian memiringkan kepalaku dan langsung saling memagut dengan tanteku yang nakal itu, Tante Olla Ramlan.

Kontolku sudah masuk seperempat dan merasakan kehangatan memek Terry Putri itu, aku kemudian menggenjotnya pelan pelan disertai erangan dan lenguhan Terry Putri yang mengangkang itu, gaya kayangnya benar benar membuatku semakin panas

“Aaaaaaaaaaaaaaauh sayaaaaang aaaaaaauh sssssssssssshh sssssssshh hhh .. teruus yaaaang .. amblasin . aaaaaaaaaoh .. ooh kontol .. aduuuh .. enaknya ,. Genjot .. genjot .. teruus .. lakukaan sampai mentok.. “ erang Terry Putri tak karuan itu, posisi tubuhnya bagian kepala itu kemudian dilepaskan oleh Olla Ramlan, kini Terry Putri posisinya benar benar luar biasa merangsang, kuremas buah dadanya sambil aku memagut dan melumat bibir Olla Ramlan, aku terus menggenjotnya dengan pelan, kurasakan kontolku luar biasa disepuh dalam memek Terry Putri yang hangat itu.

“Hmmmmmmm .. aaaaaaauh .. uuuuuuuuh “ lenguhku setelah melepaskan pagutan dan lumatan dengan Olla Ramlan itu.

“Terima kasih tanteeeeee “ ucapku sambil tersenyum dan kemudian memegang pinggang Terry Putri, Olla Ramlan kemudian berpindah ke depanku, bagian memeknya tepat di atas kepala Terry Putri, sehingga bibir Terry Putri langsung menjilati memek Olla Ramlan itu

Aku menggenjot lebih cepat, luar biasanya nikmatnya, memek Terry Putri yang sesak itu aku genjot, perlahan lahan genjotanku sampai mentok di memeknya itu, perlahan lahan tubuh Farah Quinn tidak kuat menyangga tubuh Terry Putri, kutahan pinggang Terry Putri.

“Uuuh .. aku balik dulu “ ucap Farah Quinn dengan membalik tubuhnya menjadi telentang, aku menurunkan tubuh Terry Putri, sambil tetap berpagutan dengan Olla Ramlan yang memegangi kepalaku tak mau melepaskan pagutan demi pagutan itu, perlahan lahan aku dan Olla Ramlan menurunkan posisi sampai aku berjongkok bersama Olla Ramlan. Tangan Olla Ramlan diturunkan sedikit sehingga memegang buah dada Terry Putri, Terry Putri menggeliat tak karuan

“Oooh .. nooo .. tantee nakaaaaaal aaaaah .. sayaaaaaang .. genjotin .. genjotin .. teruus yaaaaaaaaaang .. enaaaknya kontol kamuu .. Mbaak Terry .. aaaaah .. biar punya suami .. tapi kontolmu enaak bangeeeeeet .. mmmmmmmmmmmmmmmmmmhh .. ooooooooh nooooooooo .. nggg nggg .. aaaaaaaauh .. duuuh genjotanmuu aaaaaaaaaah .. pelaan dulu “ lenguh Terry Putri yang habis kugenjot dengan cepat itu.

“Sreep .. sreeep… Sreep .. sreeep… Sreep .. sreeep… Sreep .. sreeep… Sreep .. sreeep… Sreep .. sreeep… Sreep .. sreeep… Sreep .. sreeep… Sreep .. sreeep… Sreep .. sreeep… Sreep .. sreeep… Sreep .. sreeep… Sreep .. sreeep…”

Terdengar suara gesekan kontolku dengan dinding memek Terry Putri yang hangat menyepuh kontolku itu, perlahan lahan aku menaikan tempo genjotan sambil terus saling bermain lidah dengan Olla Ramlan

“Aaaaaaaaaaaauhs ayaaaaaang aaaaaaaaaaah .. Mbaaak Terry .. oraal donk memek Tante Ollllaaaaaaaa “ rengek Olla Ramlan sambil melepaskan pagutannya, tanganku kini memegang buah dada milik Farah Quinn yang tiduran sambil merem melek, tangan Farah Quinn pun naik memegang kedua bukit kembar milik Terry Putri dan diremas remas tak karuan. Terry Putri tak mau kalah, selai menjilati memek Olla Ramlan tanganya naik memegang satu buah dada milik tante mesum itu.

Benar benar malam yang sangat panas di ruang tengah rumah milik Olla Ramlan itu, ketiga betina yang sehari hari presenter ini nyatanya suka dengan pesta sex.

Kugenjot memek Terry Putri itu dengan cepat membuat Terry Putri hanya bisa meremas buah dada Olla Ramlan, Olla Ramlan pun memegang tangan Terry Putri dan membantu meremas buah dadanya

“Reemeeeeeeees Mbaaaaaaaaaaaaaak “ ucap Olla Ramlan yang kemudian diam memandangku sambil tersenyum

“Kontol kamu enaaak “ sahut Olla Ramlan dengan tersenyum

“Dikit laaaaaaagi .. “ seru Terry Putri yang memeknya terasa lebih menyepit itu, karena aku semakin cepat menggenjotnya

“Teruuuuuuuuuuuuuuuuuuuuus “ seru Terry Putri

“Iyaaaaaaaaaaaaaa .. mbaaaaaaaaak …. Kontolku mau bikin anaaaaak “ seruku sambil ngos ngosan kawin dengan Terry Putri itu. Kurasakan aku mulai kedodoran merasakan jepitan ketat Terry Putri,

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaah “ erang Terry Putri tak karuan karena hujaman kontolku itu. Terry Putri terpejam erat, tubuhnya semakin tak karuan, aku pun demikian dadaku, kugenjot dengan cepat sambil melepaskan pinggang Terry Putri dan berpindah ke buah dada Olla Ramlan yang ranum nan basah itu.

Terry Putri sudah tidak kuat mengerang erang itu

“Aaaaaaaaaaaaaauh .. oooooooh noooooooooooo … kontoooooooooool .. aaaaaaaaah .. kontooooooool aaaaaaaaaaaaaah .. KOOOOOOOOONTOOOOOOOOOOOOOOL .. aaaaaaaaaaaaaaaaaaauh aaaaaaaaaah …mmmmmmmmmmmmmmmhh .. aaaaaaaah ..aaakuu aaaaaaaaaah aaa aaakuu kuuu sampaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaai “ jerit Terry Putri tak karuan dengan tegang itu, kurasakan memeknya menyemburkan cairan hangat membasahi kontolku, saat itu juga aku jebloskan kontolku dalam dalam karena aku tidak kuat lagi

“Creeeeeeeet . creeeeeeeeet .. creeeeeeeet “

Kumuntahkan isi kontolku dalam rahim presenter Terry Putri yang menggelepar dengan nada naik turun, Olla Ramlan memelukku erat agar aku tidak menindih Terry Putri dan Farah Quinn di bawahnya. Terry Putri saking berkelonjotan sebentar kemudian lemas tanpa tulang.

Tubuhku terasa ringan setelah mencapai puncak pendakian itu, aku dbelai belai oleh Olla Ramlan dan dibisiki kata kata vulgar

“Memek tante yaaa .. genjotin semaumu aja, sayaaaang .. kontolmu bikin tante jadi lupa segalanya “ bisik Olla Ramlan dengan menyeringai. Aku diam sejenak kemudian aku menarik selakanganku. Kurasakan kontolku ada lendir kental menempel, Olla Ramlan menjadi terangsang

“Sini .. tante telan manimu “ ucap Olla Ramlan dengan memposisikan bibirnya tepat dikontolku itu, dengn rakus kontolku dijilati dan dimasukan dalam mulut Olla Ramlan.

“Ditelan aja enaaak .. apalagi dimasukan dalam rahim Tante Olla .. woooow .. bisa dapat anak nih .. “ ucap Olla Ramlan dengan tersenyum padaku, bibirnya tertempel lendir kental.

Aku lemas dengan pinggang luar biasa capek, pegel dan kaku, aku diam dengan nafas tak karuan, malam yang menjadi tak jelas bagiku, aku mendambakan keromantisan namun malah keliaran kawin dengan Olla Ramlan, Terry Putri dan Farah Quinn itu. Tapi aku lebih respek ke Olla Ramlan yang lebih vulgar bicaranya ketika kawin itu. Aku kembali terpejam merasakan nikmatnya, masih ada satu babak kawin dengan Olla Ramlan itu, setelah itu aku ingin rileks, paginya aku pengin genjotin ketiga betina haus kontol ini satu persatu, kuatur nafasku, perlahan lahan kontolku kembali ngaceng akbita jilatan lidah Olla Ramlan di kontolku itu.

Written by catatanpemula17

August 10, 2011 at 10:03 am

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: